Proofreding Sebelum Menerbitkan Tulisan
KBMN Gelombang ke-28
Resume : 12
Moderator : Helwiyah, S.Pd., M.M
Narasumber : Susanto, S.Pd
Salam literasi,
Semangat kembali untuk belajar menulis menjadi lebih baik dan merupakan cermin jati diri.
Malam ini adalah pertemuan yang sangat ditunggu-tunggu karena salah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh seorang penulis, sesuai tema yg akan disampaikan oleh pemateri. Moderator sudah siap sedia membuka KBMN malam ini.
Untuk tema ini kita harus memahami terlebih dahulu arti dari Proofreading.
Proofreading adalah membaca ulang kembali untuk memeriksa sebuah penulisan apakah ada yang salah atau tidak sebelum dipublikasikan diterbitkan atau dibukukan. Proofreading ini sangat berguna untuk meminimalisir kesalahan pada saat kita menulis di suatu media yang akan dipublikasikan.
Waktu yang bagus untuk melakukan Proofreading adalah : Ketika selesai menulis hal yang kita lakukan adalah memeriksanya agar tidak ada kesalahan sebelum kita publikasikan.
Langkah-langkah dalam melakukan Proofreading :
1. Merevisi dari awal draft teks.Membuat perubahan yang berarti pada konten dan memindahkan, menambah.
2. Merevisi penggunaan bahasa : kata, frasa, kalimat serta susunan paragraf untuk meningkatkan aliran teks.
3. Memoles kalimat untuk memastikan tata bahasa yang tepat, sintaks yang jelas, dan konsistensi gaya, memperbaiki kalimat yang ambigu,
4. Mengecek ejaan.
Ejaan yang kita tulis harus sesuai merujuk pada KBBI, tetapi ada beberapa kata yang mencerminkan gaya penerbit.
5. Konsisten nama dan ketentuan nya.
6. Pemenggalan kata yang merujuk pada KBBI.
Sebelum melakukan Proofreading maka lakukan terlebih dahulu self editing atau swasunting sebagai berikut ini :
~ Endapkan tulisan selama beberapa waktu.
~ Meminta teman membaca tulisan kita
~ Meminta seorang Proofreading
~ Menggunakan aplikasi atau editing tools.
3 hal penting dalam menulis adalah :
1. Drafting
2. Proofreading
3. Reddrafting( tulis ulang teks dengan membuat perubahan yang diperlukan.
Alat yang digunakan untuk membantu melakukan Proofreading adalah menggunakan KBBI dan PUEBI yang diganti dengan EYD.
Proffreading ini sesuatu tahapan wajib setelah kita melalui tahap editorial. Kita menulis laptop menggunakan keyboard, di tablet atau hape pun menggunakan keyboard. Mungkin KBBI-nya tepat akan tetapi, karena tanpa sengaja tombol tertentu, misalnya spasi, ikut tersentuh, melompat satu huruf dong. JANGAN SEKALI-KALI MELAKUKAN PROOFREADING KETIKA TUILISAN BELUM SELESAI ATAU BELUM JADI HINGGA PARAGRAF TERAKHIR.
Selain typo adakah ciri-ciri lain kalimat tidak efektif sehingga tulisan kita tidak renyah dibaca. Ciri lainnya pedomani EYD untk penggunaan tandta baca dan tentu saja kosa kata, kalimatnya muter-muter dengan kosa kata yang itu-itu saja, membuat kalimat juga tidak efektif.
Demikian resume yang saya buat pada pertemuan ini semoga bermanfaat bagi penulis pemula.
Wassalam.
( Lidya Suherly,S.Pd)

Komentar
Posting Komentar