langkah menyusun Buku secara sistematis
KBMN Gelombang ke-28
Resume ke- 15
Moderator. : Arofiah Afifi, S.Pd
Narasumber : Yulius Roma Patandean, S.Pd
Senang rasanya sudah bisa mengikuti KBMN yang sudah memasuki pertemuan ke-15, walaupun disela-sela jadwal kegiatan yang begitu padat dan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga yang juga terkadang menyita waktu, tetapi alhamdulilah semua dapat berjalan dengan lancar. Tetap semangat dalam menulis, mudah-mudahan dapat memberi manfaat bagi pembaca setia.
Malam ini KBMN dimulai dengan sesi pembukaan oleh moderator, diawali dengan berdoa sesuai keyakinan, dan moderator malam adalah yang sudah kita kenal juga yaitu : Ibu Arofiah Afifi S.Pd.
Narasumber malam ini adalah seorang penulis terkenal, hebat dan lulus ujian sertifikasi lewat skema Penulisan Sertifikasi Nonfiksi, telah menyelesaikan S1 Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Kristen Indonesia Toraja ( 2003-2007) dan melanjutkan S2 ke Universitas Kristen Indonesia Toraja, sebagi Tutor Universitas Terbuka dan Fasilitator Yayasan Terampil Indonesia. Beliau juga telah banyak menorehkan prestasi yaitu :
1. Meraih dua mendali emas dan tiga mendali perunggu pada ajang Gurulympic PGRI 2020
2. Guru berprestasi jenjang SMA kabupaten Tana Toraja
3. Pemenang lomba kreatifitas guru pada Porseni PGRI.
Materi yang dipaparkan oleh narasumber adalah sebagai berikut :
Menulis adalah sesuatu yang unik ketika baru dimulai apalagi kalau belum terbiasa. Nah, sama seperti saya dulu, saya masih bingung mau melakukan apa saat itu.
menulis juga dapat membuat ketagihan seperti yang dikemukakan Omjay.
Menulis harus dibiasakan setiap hari, seperti slogan Omjay yang sudah familiar bagi kita.
Semua hal bisa jadi bahan tulisan. Apa yang dilihat, dirasakan, dibayangkan dan bahkan dialami bisa dituliskan.
Ketika Menulis harus menjadi sebuah budaya. Maka, biasakan bersama dengan praktek menyusun dan mengedit naskah. Menghasilkan sebuah karya tulisan sederhana tidak bisa tercapai dengan maksimal jika didorong oleh paksaan. Membudayakan menulis adalah proses menuju karya.
KONSISTEN adalah langkah pamungkas dalam teori menulis, menyusun dan mengedit naskah yang selama ini saya lakukan. Budaya menulis yang baik adalah ketika kita menjadi konsisten dalam mempraktekannya.
Pada sesi berikutnya adalah para peserta KBMN diberi kesempatan untuk tanya jawab seputar materi yang disampaikan :
Kumpulan Tanya-Jawab
Izin tanya: milma dari Bengkulu.
Bagaimana Menemukan ebook gratis yang bisa dimasukkan ke mendeley?
Dan jika Doi dari jurnal terkunci...bisakah membukanya dg gratis ?
Mohon tipsnya pak Roma
Terimkasih
*Jawab #P1*
Halo bu Milma..selamat malam dan salam kenal ya.
Caranya sangat gampang bu. Masuk ke pdfdrive. Di sana ada ribuan bahkan jutaan buku-buku online dengan versi Gratis untuk kita gunakan. Pdfdrive adalah perpustakaan portable saya. Ini linknya: https://www.pdfdrive.com/
Nah, terkait DOI jurnal terkunci, maka kita harus mengikuti petunjuk/anjuran/aturan dari penerbit jurnal tersebut. Biasanya berbayar, makanya tertutup. Saya baru sekali menggunakan Mendeley dan Zotero, jadi kurang familair lagi. Sudah terlanjur suka versi Ms Word.
Assalamualaikum, nama saya Dewi Indria dari Kalteng. ijin bertanya apakah sistematika penulisan ini berlaku untuk penulisan non fiksi atau juga karya fiksi? Kalau memang untuk keduanya, sistematika penulisan yang benar utk buku fiksi seperti apa? Terimakasih.
*Jawab #P2*
Waalaikum salam bu Dewi Indria, kebetulan saya sudah menulis buku fiksi dan non fiksi. Metode di Ms Word itu yang saya gunakan. Langkah-langkahnya sama. Yang membedakan adalah pengisian Indeks dan Daftar Pustakanya.
P3. Latifah jakarta
Pak Roma. Saat ini saya menulis menggunakan gawai alias hp.
Karna masih baru dan tidak menemukan fitur selengkap leptop
Kiranya ada saran aplikasi untuk membantu saya menulis buku dari hp dan gratis 😊🙏
Terimakasih pak Roma
*Jawab #P3*
Hi, ibu Latifah. Aplikasi menulis paling populer di android adalah Wattpadd. Ibu bisa mencobanya. Atau bisa juga mencoba Gramedia Writing Project, Writer Tools, Writer Plus, Novelist, dll.
Silahkan dicoba bu. hehehe.
Atau simpan tulisan ibu di blog Kompasiana saja bu...saya biasa ngetik tulisan di HP dan publish di Kompasiana...hehehhe #bukanKampanye
P4.
*Evridus Mangung* Jika buku kita adalah kumpulan artikel yang ditulis di blog dari hasil resume KBMN gel 28.. bagaimana menyusun judul dan babnya. sementara setiap pertemuan dibahas masing-masing tema yang berbeda.
*Jawab #P4*
Hello pak Evridus Mangung. Langsung praktekkan saja pak di Ms Word berikan judul sesuai judul
Dengan adanya penjelasan dari narasumber dan membaca daftar pertanyaan dan jawaban tentunya dapat menjadi pencerahan bagi kita untuk bisa menyusun buku secara sistematis.
Tips menulis buku secara sistematis
Menggunakan versi gratis tanpa aplikasi tambahan yang ada pada Ms Word, sahabat pejaya bisa menggunakan aplikasi ms. word yang ada tanpa aplikasi tambahan untuk membuat tulisan buku secara sistematis, untuk referensi kunjungi https://youtu.be/eePQwyHAcjw
Menggunakan aplikasi Zotero dan Mendeley, merupakan dua aplikasi yang paling banyak digunakan oleh para akademisi, tidak hanya di Indonesia namun juga di lingkup global. Mendelay merupakan sebuah tool aplikasi (software) yang digunakan untuk membantu para penulis (peneliti) mengorganisasikan referensi.
Menggunakan metode CLBK,
Apa itu metode CLBK ? berikut pemaparannya.
Mencoba untuk mempraktikkan membuat settingan Judul, Bab hingga menyisipkan sumber tulisan menggunakan fasilitas yang ada di Ms Word. Jika masih ragu - ragu cobalah. Dengan mencoba, maka akan timbul rasa penasaran untuk menjalaninya. Ada pahit, manis, asam, asin, kecewa dan bahagia kala mencoba.
Lakukan dengan segera, melakukan proses lebih dalam menulis membutuhkan dorongan lebih pula. Tidak hanya dorongan untuk membuat tulisan, yang lebih utama adalah niat menghilangkan rasa penasaran di pikiran. Penasaran tentang apa yang akan saya tulis, susun dan terbitkan.
Budayakan , ketika menulis menjadi sebuah budaya, maka bersama dengan praktek menyusun dan mengedit naskah akan menghasilkan sebuah karya tulisan sederhana tidak bisa tercapai dengan maksimal jika didorong oleh paksaan, membudayakan menulis adalah proses menuju karya.
Konsisten, adalah langkah pamungkas dalam teori menulis, menyusun dan mengedit naskah . Budaya menulis yang baik adalah ketika kita menjadi konsisten dalam mempraktekkannya.
Ayo tidak ada kata terlambat untuk belajar dan mempraktekkan, semua ketekunan akan membuahkan hasil dikemudian hari.
Demikian resume pada KBMN pertemuan ke-15 malam ini,
Salam literasi,
Lidya Suherly,

Komentar
Posting Komentar